Mengaji di TPQ
Setiap hari sebelum sholat Asar saya sudah mulai memandikan Hani & Quinsa dan mempersiapkan mereka berdua supaya bisa mengikuti sholat Asar berjama'ah di masjid. Setelah itu mereka bersama teman-teman sebayanya mengikuti kelas A di TPQ Bustanul Barokah desa Bondansari kecamatan Wiradesa.
Selama mengaji di TPQ Hani dan Quinsa masih belum bisa mendengarkan 100℅. Mereka masih suka berlarian kesana-kemari bersama balita lainnya. Bagi saya ini tak mengapa.
Hani dengan berbagai kekurangannya kini telah mampu menghafal beberapa asmaa'ul husna dan beberapa surat pendek serta doa harian. Semoga ke depannya tak lagi mengalami penurunan kemampuan menghafal.
Quinsapun di usianya yang belum genap 4 tahun sudah hampir menyamai kemampuan menghafal kakaknya. Hanya Quinsa masih suka cekikikan dan belum mau benar-benar fokus ketika dilatih hafalan.
Begitulah aktivitas mereka di sore hari, kadang jika sedang benar-benar bosan dan rewel mereka tak mau mendengarkan guru mengaji mereka. Mereka memilih diam di tempat sambil mewarnai gambar yang mereka buat sendiri.
Yang penting setiap hari mereka harus mengikuti aktivitas mengaji di TPQ. Yang akan membentuk pola kebiasaan sampai mereka dewasa.
Setelah mengaji mereka bermain bersama teman-teman di halaman masjid, kadang meminta uang untuk jajan. Dan setiap hari jajan saya batasi cukup Rp 2.000 ,- saja.
Itupun kadang Hani & Quinsa cuma jajan Rp 1.000,- Hihii..alhamdulillaah mereka bisa diajak bekerjasama untuk berhemat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar